Metro Lampung-WN -Dana Bantuan Oprasionl Sekolah SD Negeri 6 Metro Barat, Kota Metro tahun 2022 ditahap 1 dan 2 berjumlah Rp 264.893.000. Disinyalir dikorupsi dengan cara mark up anggaran realisai penyaluran pada komponen No 2 dan Komponen No 8 patut dipertanyakan, Senin (28/11/2022).

Menurut informasi data yang dapat dipercaya kebenarannya dan hasil investigasi melihat perpustakaan dan perawtan sarana prasaran sekolah. Dana BOS salur rekapitulasi pelaporan online, di komponen No 2 Perpustakan sebagai berikut:
Tahap 1 Rp 37.401.000
Tahap 2 Rp 29.938.000
Dengan jumlah Rp 67.339.000.

Ketika dikonfirmasi kepsek SD Negri 6 Metro Barat inisial DK, anggaran dana BOS di tahun 2022 mengatakan kepada media, kami akan mempersiapkan dulu, kalau untuk buku kami beli pas paling tersisa untuk arsip 1, 2 buku saja,
untuk buku sudah kita realisasikan,” ujar DK. Kita belikan sesuai kebutuhan.

“Selanjutnya, pada tahun 2022 tentang perawatan sarana prasaran sekolah sebesar Rp 26.641.400. “Dan anehnya ketika ditanya pada komponen No 9 sarana prasaran sekolah, terkait anggaran di tahun 2022 masih mau kroscek dulu.

“Perbaikan taman anggur yang belum terselesaikan, perbaikan lantai dan kran-kran seperti ini pada manpet,” jelas

Disinyalir kuat ada indikasi mark up anggaran di dua komponen seperti. Komponen No 2 Perpustaakan, dan Komponen No 8 Perawatan Sarana Prasarana Sekolah, setelah awak media meminta ijin untuk melihat keadaan perpus dan sekolah ternyata tidak sesuai dengan yang disampaikan kepsek, tidak adanya buku tahun 2022 di ruang perpustakaan, serta keadaan sekolah yang minim perawatan, kaca jendela pecah serta kayu kusen yang sudah pada buruk, plafon banyak yang bocor dan mengelupas.

Diminta kepada inspektorat, Aprat Penegak Hukum APH dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan BPKP, untuk menindaklajuti dan mengkroscek indikasi mark up anggaran pada rellisasi penyaluran dana BOS SDN 6 Metro Barat di komponen No 2 dan Komponen No 8.

RED.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here