WartaNews.Net.Lampung Tengah-Kontroversi undangan yang mengatas namakan MWCNU Rumbia dengan dalih penyelamatan aset warga NU seperti Masjid, Musholla, Sekolah dan Pondok Pesantren ( 01/10/20 )

Diketahui dari penelusuran awak media bahwa undangan musyawarah yang mengundang para tokoh pada tanggal 30 September 2020 tersebut terkesan mengada – ada dikarenakan tidak ada tanda tangan para petinggi/ Rois Syuriah NU

Mencoba dihubungi dari pesan WhatsApp ketua MWCNU Rumbia H.Suyono mengatakan tidak mengakui adanya undangan musyawarah penyelamatan aset, dan siap dikonfirmasi terkait Viralnya undangan tersebut.

H.Suyono mengatakan ” assalamualaikum wr.wb Kepada seluruh pengurus MWC NU/Ranting /Banom dan lembaga beserta warga NU sekecamatan Rumbia,, diberitahukan apabila mendapatkan undangan sebagaimana terlampir. Maka hal tersebut bukanlah atas nama MWC NU Rumbia beserta jajarannya, dan undangan tersebut adalah tidak sah dan ilegal, karena tidak ada aset NU yg hilang atau yang lainnya, kyai kyai dari Rumbia yang tanda tangan tidak tahu menahu isi surat yang dimaksud dan yang dari luar Rumbia sekali lagi ini bukan wilayah mereka,, jadi bagi warga NU Rumbia tidak perlu hadir dalam acara tersebut ” katanya via pesan WhatsApp. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here